oleh

Wahyu Iramana Putra Beberkan Visi Membangun Tanah Datar pada Konvensi Hanura

BATUSANGKAR – Wahyu Iramana Putra yang bakal maju dalam Pilkada Tanah Datar menyampaikan visi dan misinya dalam konvensi DPC Partai Hanura Tanah Datar, Sabtu (11/1).

Di hadapan panelis yang terdiri dari akademasi, tim Partai Hanura dan jurnalis, Wahyu ingin terwujudnya Tanah Datar berbudaya, beraklak, maju aman dan sejahtera berlandaskan ABS-SBK berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Dikatakannya, dalam mewujudkan masyarakat yang menjunjung tinggi dan melestarikan nilai budaya, tradisi dan adat istiadat Minangkabau dalam seluruh aspek kehidupan seiring dengan masyarakat beraklak dalam mewujudkan aklaqul karimah.

“Untuk ini dibutuhkan adanya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang meliputi, sandang, pangan, papan, pendidikan, kesehatan serta kesempatan lapangan kerja luas,” ungkap Wahyu.

Sehingga sektor ekonomi dan infrastruktur bisa digerakkan dengan meningkatkan produktiiftas usaha mikro melalui inovasi dan terobosan.

Dikatakannya, dengan meningkatnya peran usaha mikro tentu harus melalui inovasi dan terobosan, hasilnya penguatan ekonomi masyarakat bakal terwujud. Untuk itu, perlu kebijakan yang mendorong kemudahan perizinan, insentif pajak dan konsistensi kebijakan daerah untuk mendukung iklim investasi agar dilakukan untuk penguatan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, membangun trading house hasil pertanian petani, juga merupakan salah satu dari sekian program yang dicanangkan. Trading house merupakan salah satu upaya dalam menstabilkan dan menjaga harga, karena dengan adanya trading house, seluruh hasil pertanian masyarakat nantinya dapat dikumpulkan dan dikelola oleh sebuah badan usaha yang profesional. Tentunya pengelolaan yang berpihak kepada petani.

Sebab, jelasnya, sebanyak 70 persen masyarakat Tanah Datar bergantung pada sektor pertanian. Untuk itu trading house akan mengelola seluruh hasil pertanian agar menghindari petani dari keberadaan tengkulak

Politisi Golkar ini juga mengatakan, dalam meningkatkan ekonomi masyarakat, juga akan dilakukan pembangunan infrastruktur salah satunya dengan memperlebar jalan.

Kemudian, harus memperlebar jalan utama masuk Tanah Datar. Jika jalan lebar dengan sendirinya ekonomi masyarakat menggeliat serta akan membuka daerah yang selama ini terisolasi. Ini juga akan mendorong mobilisasi pariwisata. Kemudian meningkatkan konektifitas pelayanan transportasi bagi masyarakat Tanah Datar.

Pada bidang pemerintahan, Wahyu IP ingin meningkatkan etos kerja aparatur sipil negara (ASN), serta peningkatan mutu pelayanan publik yang tepat waktu. Saatnya dibutuhkan peningkatan kesejahteraan ASN serta penguatan kebijakan terhadap jaminan kesejahteraan aparatur pemerintah nagari.

Ia menyatlan akan mendorong dan mendukung penggunaan aplikasi sistem informasi yang modern untuk menciptakan pengelolaan pemerintahan yang transparan, terbuka dan terukur.

Wahyu menandaskan bahwa sebagai kepala daerah kerjanya untuk melayani masyarakat, bukan minta dilayani. Jika memang diizinkan nantinya, ia tidak hanya akan bekerja di kantor, melainkan di tengah-tengah masyarakat.

Usai dari partai itu, Wahyu kemudian beramah-tamah dengan para fotografer Istano Basa Pagaruyung serta pegawai Istano, dan silaturahmi dengan masyarakat pecinta pacu jawi di Nagari Sungai Jambu Kecamatan Pariangan. (didi)

Loading...

Berita Terkait