oleh

Warga Payakumbuh Diminta Gunakan Masker Saat di Luar Rumah

PAYAKUMBUH – Jarak pandang di Kota Payakumbuh akibat kabut asap diperkirakan hanya sekitar 800 meter saja. Hal itu disebabkan asap akiba kebakaran hutan yang terjadi di provinsi Riau dan Jambi sudah mulai masuk ke daerah itu dalam beberapa hari belakangan. Akibatnya, kualitas udara di kota itu menjadi tidak sehat.

Kadis Lingkungan Hidup (DLH) Kota Payakumbuh Dafrul Pasi, kepada Singgalang, Kamis (12/9) mengatakan, dari laporan kegiatan sampling kualitas udara dan paralel peralatan EPAM 5.000 di Kota Payakumbuh, yang dilaksanakan atas kerjasama DLH Payakumbuh dengan Stasiun Pemantau Atmosfer Global (GAW) Bukit Kototabang BMKG, menyiratkan hal itu.

“Dalam laporan hasil kualitas udara yang diterima Pemko Payakumbuh dari Stasiun GAW Kototabang BMKG dinyatakan bahwa kualitas udara Payakumbuh pada waktu pengukuran berada pada kondisi baik dengan indeks 25.0 pada pagi hari dan kualitas sedang dengan indeks 23.0 pada malam hari. Adanya variasi konsentrasi disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya profil lokasi, pola aktivitas dan waktu pengukuran dilakukan,” ujarnya.

Menurut Dafrul, dari laporan yang diberikan itu, Kepala Stasiun GAW Kototabang Wandayantolis, menyampaikan, tujuan dilakukannya pemantauan adalah untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pemantauan kualitas udara. Terlebih lagi bagi wilayah-wilayah yang terkena dampak dari kebakaran hutan, lahan dan kabut asap.

“Dengan adanya hasil pemantauan ini, kita berharap lingkungan dan kualitas udara perlu menjadi perhatian bersama pemerintah dan masyarakat guna memberikan hasil telaah atas kejadian luar biasa seperti kabut asap yang tengah terjadi. Untuk itu, kepada masyarakat kami himbau untuk mengurangi pembakaran sampah serta mengurangi terjadinya kebakaran lahan. Kalau perlu mengunakan masker saat keluar rumah,” tambahnya.

Sementara itu, Walikota Payakumbuh Riza Falepi saat dihubungi via ponselnya, membenarkan langkah kerjasama yang dilakukan pihaknya bersama Stasiun GAW Bukit Kototabang. Pemko Payakumbuh juga telah mengeluarkan edaran tentang waspada terhadap kabut asap ini.

“Meski pada pemantauan terakhir kualitas udara kita relatif baik dan sedang, kita berharap masyarakat tetap waspada. Kurangi aktivitas bakar-membakar. Kurangi aktivitas luar ruangan, kalau perlu pakai masker dan perbanyak konsumsi air putih,” pesan Wako Riza. (bule)

Loading...

Berita Terkait