Membaca Peta Pendidikan Sumbar (5) Sekolah Tua, SMA 1 Padang Panjang

×

Membaca Peta Pendidikan Sumbar (5) Sekolah Tua, SMA 1 Padang Panjang

Bagikan berita
Kepala SMA Padang Panjang dan dua penghargaan yang ia raih (dok)
Kepala SMA Padang Panjang dan dua penghargaan yang ia raih (dok)

Khairul Jasmi

_Menurut saya pribadi, sangat memungkinkan lahirnya kembali tokoh-tokoh hebat dari Minangkabau masa depan. Akan tetapi, generasi penerus Minangkabau harus mampu melewati berbagai tantangan yang berbeda_...” (Thirafi Ray Ramadhan, siswa SMA 1 Padang Panjang)

****

Pokok kayu tua berjejer rapi, seolah di sana sejarah sedang bersandar, sekaligus jadi pagar bagi lapangan luas di depan gedung zaman lampau nan berjendela jangkung yang menjadi ikon sekolah tersebut. Daun-daunnya yang gugur seperti menjatuhkan masa depan siap dipungut. Itulah SMA 1 Padang Panjang, yang bangunannya berdiri 1918, ditempati Normaalschool.

SMA 1 Padang Panjang sekolah terbaik keempat di Sumbar pada 2024. Di belakang bangunan sekolah, berdiri asrama, tempat para siswi mengurai malam, juga menimba ilmu dengan cara yang berbeda dengan sekolah tanpa asrama, sebagaimana disebut oleh Mastuhu dalam bukunya.

SMA Padang Panjang, meraih ranking 82 dari Top 100 se Indonesia. Kepala SMA 1 Padang Panjang, Budi Hermawan kepada Singgalang, Jumat (21/03/2025) menyebut, alumninya banyak yang hebat-hebat. Tentu saja benar. Ini sejak lama menjadi SMA terbaik di kota itu. Bangunan, ruang kelas, lapangan bermain, menjadi salah satu kunci kehebetan sekolah yang sudah menjadi cagar budaya itu.

Memang, sekolah dibangun sedemikian rupa oleh Belanda, selain lapangan yang luas, jalan melingkarnya juga lega. Lokal-lokal lama terbaik di kelasnya. Jika masuk ke dalam, seolah Anda diikuti sejarah di belakang dan masa depan di sebelahmu.

Di sini, menurut Budi, ada 60 guru, 966 murid dengan 29 rombongan belajar. Hampir seribu murid, bukankah jumlah yang kecil. Mereka berdiam di asrama sebanyak 338 orang dengan 164 tempat tidur. Untuk 2024 murid juara umum dipegang oleh Tirafy Ramadhan yang juga peraih medali perak biologi OSN. Muris sekolah ini, selain mengambil peran dan juara di OSN, juga lomba hafiz dan berbagai lomba nasional. Murid yang cerdas dan berkreasi, dibimbing guru sesuai talentenya, menjadi kunci bagi perkembangan daya kritis dan daya pikir peserta didik.

Bahkan para guru dan kepsek juga ikut Jambore Guru dan Tenaga Kependidikan Nasional pada 2-24. Sang kepsek Budi Hermawan juara 1 menjadi Kepsek SMA Inovatif

Editor : Bambang Sulistyo
Bagikan

Berita Terkait
Terkini