Musim Panas dan Kebakaran

Foto eriandi
×

Musim Panas dan Kebakaran

Bagikan opini
Ilustrasi Musim Panas dan Kebakaran

Dalam sepekan terakhir, musim panas melanda dengan intensitas tinggi. Panas terik dari matahari membuat kondisi di luar ruangan sangat gerah, sehingga banyak orang tidak kuat berlama-lama di luar. AC dan kipas angin menjadi andalan untuk mengurangi panas yang menyengat.

Cuaca panas seperti sekarang ini masyarakat sebaiknya juga tidak banyak melakukan aktivitas di luar rumah guna menghindari teriknya matahari.

Namun, cuaca panas seperti sekarang ini tidak hanya membuat kita kepanasan, tetapi juga memicu terjadinya kebakaran. Di Padang, dalam sepekan terakhir ini sudah terjadi lebih dari tiga kali kebakaran. Kondisi serupa juga terjadi di Payakumbuh.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi dan bahaya kebakaran di tengah cuaca panas yang terjadi di Padang dalam beberapa hari terakhir. Saat cuaca panas, potensi terjadinya kebakaran sangat tinggi. Masyarakat diminta untuk tidak membakar sampah sembarangan.

Selain itu, membuka lahan dengan cara membakarnya juga sangat berbahaya pada cuaca panas seperti sekarang ini. Masyarakat diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, apalagi dengan kondisi cuaca panas terik, di mana suhu saat ini mencapai 31 derajat Celcius.

Kewaspadaan juga perlu ditingkatkan terhadap potensi kebakaran di kawasan rumah padat penduduk. Kondisi panas ditambah dengan angin dapat membuat kebakaran cepat meluas, terutama jika rumah yang terbakar terbuat dari bahan dasar kayu atau semi permanen.

Kebakaran dapat terjadi kapan saja, terutama selama musim panas dengan cuaca yang sangat panas. Sebaiknya selalu memeriksa dan menjaga sistem listrik. Pastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi baik. Hindari penggunaan kabel yang sudah aus atau rusak. Sebaiknya juga jangan membebani satu stop kontak dengan terlalu banyak perangkat.

Bagikan

Opini lainnya
Terkini